Page 77 - Konsep Final Disertasi Agung S. 23 April 2024
P. 77

2023a). Jika jumlah produksi tidak mencukupi untuk memenuhi permintaan pelanggan,
              mungkin terjadi kekurangan produk dan hilangnya peluang penjualan (Nääs et al., 2015).
              Di  sisi  lain,  kelebihan  produksi  dapat  menyebabkan  kelebihan  persediaan,  biaya
              penyimpanan yang tinggi, dan potensi penurunan harga produk (Ariffin et al., 2014). Oleh
              karena  itu,  perencanaan  jumlah  produksi  yang  akurat  dan  tepat  dapat  membantu
              menyesuaikan permintaan dan pasokan dalam rantai pasok.
                    Jumlah  produksi  yang  tepat  juga  penting  dalam  memastikan  koordinasi  yang
              efektif antara berbagai pelaku dalam rantai pasok (Hawkinson et al., 1948). Jika para
              pelaku  ini  tidak  memiliki  informasi  yang  akurat  mengenai  jumlah  produksi,  mereka
              mungkin  mengalami  kesulitan  dalam  merencanakan  kegiatan  mereka  (Chow  et  al.,
              1994). Misalnya, distributor dan pengecer mungkin mengalami kesulitan merencanakan
              persediaan  dan  mengembangkan  strategi  penjualan  jika  mereka  tidak  mengetahui
              jumlah  persediaan  yang  ada  (Gupta  &  Maranas,  2003).  Di  sisi  lain,  dengan
              menggunakan  informasi  kuantitas  produksi  yang  akurat,  rantai  pasok  dapat  lebih
              terkoordinasi dan terintegrasi (Holt & Ghobadian, 2009).
                    Kuantitas produksi yang tepat dapat mempengaruhi efisiensi operasional dalam
              rantai pasok (Susanty et al., 2021). Jika jumlah produksi tidak mencukupi, pelaku dalam
              rantai  pasok  mungkin  menghadapi  kesulitan  dalam  mengoptimalkan  penggunaan
              sumber daya mereka. Hal ini dapat mengakibatkan biaya operasional yang lebih tinggi,
              seperti  pengiriman  yang  kurang  efisien,  penanganan  inventaris  yang  kurang  optimal,
              atau penggunaan tenaga kerja yang tinggi (Nääs et al., 2015). Sebaliknya jika jumlah
              produksi  berlebihan,  kelebihan  persediaan  dapat  menyebabkan  tingginya  biaya
              penyimpanan dan pemborosan sumber daya. Oleh karena itu, perencanaan kuantitas
              produksi  yang  baik  dapat  membantu  meningkatkan  efisiensi  operasional  pada  rantai
              pasok (Masuku, 2011).
                    Kuantitas produksi juga dapat mempengaruhi inovasi dan pengembangan produk
              dalam  rantai  pasok  (Disney  &  Towill,  2003).  Pada  industri  dengan  volume  produksi
              rendah,  inovasi  dan  pengembangan  produk  mungkin  terhambat  karena  kurangnya
              permintaan  dan  daya  beli.  Di  sisi  lain,  dengan  volume  produksi  yang  lebih  tinggi,
              perusahaan  dapat  memiliki  insentif  dan  sumber  daya  yang  cukup  untuk  melakukan
              inovasi  dan  pengembangan  produk  baru  (Holt  &  Ghobadian,  2009).  Hal  ini  dapat
              menciptakan keunggulan kompetitif dan memberikan nilai tambah bagi konsumen (Das
              & Abdel-Malek, 2003).
                    Secara umum, kuantitas produksi yang tepat dapat mempengaruhi ketersediaan
              produk, koordinasi dan integrasi dalam rantai pasok, efisiensi operasional, serta inovasi
              dan  pengembangan  produk  (Khan  et  al.,  2022).  Oleh  karena  itu,  perencanaan  dan
              pengelolaan jumlah produksi yang baik sangat penting dalam menjamin rantai pasok
              yang efisien dan kompetitif. Berdasarkan pendapat-pendapat yang dikemukakan, maka
              hipotesis  dalam  penelitian  ini  adalah  terdapat  pengaruh  kuantitas  produksi  terhadap
              supply chain (Hipotesis 2).

                    Untuk  memulai  usaha  peternakan  ayam,  DOC  merupakan  faktor  yang  sangat
              penting (Solano-Blanco et al., 2023a). Harga DOC yang ditawarkan di pasaran dapat
              mempengaruhi  efisiensi  usaha  peternakan  ayam  (Donohue  &  Cunningham,  2009;
              Dziwornu, 2017; Kakengi et al., 2007; Saeid & Al-Nasry, 2010; Suwarta, 2018). Harga
              DOC merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi efisiensi usaha ayam
                                                    59
   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81   82