Page 79 - Konsep Final Disertasi Agung S. 23 April 2024
P. 79
Dengan mempunyai banyak pilihan DOC, pelaku usaha dapat memilih bibit yang
mempunyai potensi pertumbuhan dan kualitas yang lebih baik. Hal ini akan
meningkatkan efisiensi usaha dengan menghasilkan produksi ayam broiler yang lebih
baik. Dengan produksi DOC yang cukup, maka pelaku usaha dapat menjamin
keseragaman DOC yang dihasilkan (Marcu et al., 2013). Ras ayam yang seragam
memiliki pertumbuhan dan kesehatan yang serupa sehingga dapat dikelompokkan dan
dipelihara secara efisien. Hal ini akan memudahkan dalam mengatur dan mengelola
kandang, menyediakan makanan dan air, serta memeriksa kesehatan ayam secara
kolektif.
Produksi DOC yang mencukupi memungkinkan kelancaran rantai pasok. Rantai
pasok DOC yang baik akan menjamin pengiriman DOC tepat waktu dan kualitas terjamin
(Tuffour & Oppong, 2013). Hal ini akan mengoptimalkan efisiensi usaha karena pelaku
usaha tidak perlu khawatir akan keterlambatan pengiriman atau buruknya kualitas DOC
(Khan et al., 2022). Dengan mempertimbangkan pengaruh jumlah produksi DOC
terhadap efisiensi usaha ayam broiler, maka penting bagi pelaku usaha untuk mengelola
dan merencanakan penyediaan DOC dengan tepat. Hal ini akan membantu mencapai
efisiensi operasional yang optimal dan meningkatkan kinerja bisnis secara keseluruhan.
Berdasarkan pendapat-pendapat yang dikemukakan, maka hipotesis dalam penelitian
ini adalah terdapat pengaruh jumlah produksi DOC terhadap efisiensi usaha.
(Hipotesis 4).
Manajemen Rantai pasok (SCM) adalah integrasi dan manajemen efektif dari
semua aktivitas yang terlibat dalam pergerakan produk dan layanan dari pemasok ke
konsumen akhir (Cui et al., 2016). Tujuan utama SCM adalah untuk meningkatkan
efisiensi operasional, mengurangi biaya, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan
meningkatkan keuntungan (Brevik et al., 2020). Secara keseluruhan pengaruh supply
chain terhadap efisiensi bisnis dapat dijelaskan melalui koordinasi yang baik,
perencanaan, integrasi teknologi informasi dan manajemen risiko dalam supply chain
(Masuku, 2011). Dengan implementasi yang tepat, efisiensi operasional dan keuntungan
bisnis dapat meningkat (Masuku, 2011).
Rantai pasok mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap efisiensi usaha ayam
broiler (Chen et al., 2023; Huo, 2012; Lenny Koh et al., 2007; Tracey et al., 2005; Um,
2017). Rantai pasok yang efisien memungkinkan perusahaan ayam broiler
mengoptimalkan distribusi produknya ke pasar dengan lebih efektif (Susanty et al.,
2021). Dengan mengurangi waktu dan biaya dalam distribusi, perusahaan dapat
meningkatkan keuntungan dan mempertahankan tingkat daya saing yang lebih tinggi
(Solano-Blanco et al., 2023b). Rantai pasok yang efisien juga membantu perusahaan
ayam broiler mengendalikan biaya operasional (Nääs et al., 2015). Dalam hal ini,
perusahaan dapat bekerja sama dengan pemasok bahan pakan, bahan baku dan
transportasi untuk mendapatkan harga yang lebih baik dan menekan biaya produksi
(Brevik et al., 2020). Rantai pasok yang efisien memungkinkan perusahaan menjaga
persediaan dalam jumlah yang optimal (Um, 2017). Dengan melakukan peramalan yang
akurat dan koordinasi yang baik dengan pemasok, perusahaan dapat menghindari
kelebihan persediaan dan kekurangan persediaan yang dapat menghambat operasional
(Nääs et al., 2015). Rantai pasok yang efisien juga memungkinkan perusahaan ayam
broiler memastikan kualitas produk yang konsisten (Tracey et al., 2005). Dengan
61

