Page 78 - Konsep Final Disertasi Agung S. 23 April 2024
P. 78

broiler (Suwarta, 2018). Harga DOC merupakan salah satu komponen biaya produksi
              yang cukup besar dalam usaha ayam broiler. Jika harga DOC semakin tinggi maka biaya
              produksi  akan  meningkat  (Dziwornu,  2017).  Hal  ini  akan  mempengaruhi  margin
              keuntungan  perusahaan,  apalagi  jika  harga  jual  ayam  broiler  tidak  sesuai  harapan
              (Kakengi et al., 2007). Harga DOC yang lebih tinggi berarti kualitas ayam broiler yang
              lebih baik (Suwarta, 2018). Ayam broiler dengan kualitas lebih tinggi umumnya memiliki
              pertumbuhan lebih cepat, pakan lebih efisien, dan angka kematian lebih rendah. Hal ini
              akan mempengaruhi efisiensi produksi secara keseluruhan (Khan et al., 2022).
                    Kualitas  DOC  juga  dapat  mempengaruhi  produktivitas  ayam  broiler  (Dziwornu,
              2017). Apabila bibit yang digunakan mempunyai tingkat konversi pakan yang lebih baik
              atau laju pertumbuhan yang lebih cepat maka produktivitas ayam broiler akan meningkat
              (Saeid & Al-Nasry, 2010). Hal ini akan berdampak positif terhadap efisiensi usaha ayam
              broiler. Harga DOC yang lebih tinggi juga berarti ayam broiler yang lebih sehat dan bebas
              penyakit (Donohue & Cunningham, 2009). Ayam broiler yang sehat cenderung tumbuh
              lebih baik dan mengalami tingkat kematian yang lebih rendah (Marisa & Sitepu, 2019).
              Hal ini akan mengurangi risiko kerugian dan meningkatkan efisiensi operasional usaha
              ayam broiler. Harga DOC yang lebih tinggi berarti pemasok yang lebih dapat dipercaya
              dan berpengalaman (Donohue & Cunningham, 2009). Supplier yang terpercaya dapat
              menyediakan DOC dalam jumlah yang diinginkan dan waktu yang tepat. Hal ini akan
              meminimalkan risiko kekurangan stok ayam dan mengoptimalkan produktivitas usaha
              ayam broiler.
                    Secara  keseluruhan  harga  DOC  dapat  mempengaruhi  efisiensi  usaha  ayam
              broiler melalui biaya produksi, kualitas dan produktivitas ayam broiler, kesehatan ayam
              broiler, dan keandalan pemasok bibit (Kakengi et al., 2007). Penting bagi pelaku usaha
              ayam broiler untuk mempertimbangkan harga DOC secara cermat dan memilih bibit yang
              sesuai dengan kebutuhan usahanya untuk mencapai efisiensi operasional yang optimal.
              Berdasarkan pendapat-pendapat yang dikemukakan, maka hipotesis dalam penelitian
              ini adalah terdapat pengaruh harga DOC terhadap efisiensi usaha (Hipotesis 3).
                    Jumlah produksi DOC yang cukup sangat mempengaruhi efisiensi usaha ayam
              broiler (Pakpahan et al., 2021). Dengan meningkatkan jumlah produksi DOC, pelaku
              usaha  dapat  memperoleh  manfaat  skala  ekonomi,  meningkatkan  kualitas  dan
              keseragaman produk, memaksimalkan kapasitas produksi, dan meningkatkan efisiensi
              operasional  secara  keseluruhan  (Liu  et  al.,  2013).  Jumlah  produksi  DOC  juga
              mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap efisiensi usaha ayam broiler (Areerat-
              Todsadee et al., 2012; Liu et al., 2013; Pakage et al., 2014; Pakpahan et al., 2021;
              Wardhani dkk., 2018). Jumlah produksi DOC yang cukup akan menjamin tersedianya
              DOC yang cukup untuk kebutuhan usaha. Dengan memiliki jumlah bibit yang cukup,
              pelaku  usaha  dapat  menjaga  kelancaran  produksi  dan  menghindari  kekurangan  stok
              bibit yang dapat mengganggu efisiensi usaha (Pakage et al., 2014).
                    Banyaknya produksi DOC juga mempengaruhi harga DOC. Jika produksi DOC
              rendah  maka  harganya  cenderung  tinggi  (Wardhani  et  al.,  2018).  Hal  ini  dapat
              meningkatkan  biaya  produksi  usaha  ayam  broiler  dan  menurunkan  efisiensi  usaha.
              Sebaliknya jika jumlah produksi DOC banyak maka harganya cenderung lebih rendah
              sehingga  menghemat  biaya  produksi.  Tingginya  jumlah  produksi  DOC  dapat
              memberikan peluang untuk memilih bibit yang lebih berkualitas (Pakage et al., 2014).
                                                    60
   73   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83