Page 19 - Konsep Final Disertasi Agung S. 23 April 2024
P. 19
BAB I
PENDAHULUAN UMUM
1.1. Latar Belakang
Peternakan merupakan salah satu subsektor yang memiliki peran strategis dalam
pembangunan sektor pertanian, terutama dalam mendukung pencapaian ketahanan
pangan nasional. Daryanto (2022) menyatakan bahwa daya tahan dan daya saing
subsektor peternakan di Indonesia direfleksikan oleh sektor perunggasan sebagai sektor
kritikal dalam pemenuhan kebutuhan konsumsi protein hewani. Daging ayam adalah
jenis daging yang dapat diproduksi menjadi protein dengan proses tercepat
dibandingkan dengan jenis daging lainnya (from farm to table) dan memiliki price
competitiveness dibandingkan dengan sumber protein hewani lainnya. Subsektor
peternakan juga berperan dalam pengentasan kemiskinan, sehubungan dengan
perannya sebagai salah satu sumber pendapatan (cash income) bagi rumah tangga
peternak. Berdasarkan data BPS (2022), subsektor peternakan memiliki kontribusi yang
cukup tinggi dalam pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian. Daya
tahan dan daya saing subsektor peternakan ditunjukkan dengan kontribusi sebesar
1.67% dan 1.51% terhadap PDB nasional pada tahun 2020 dan 2021.
Gambar. 1 Perkembangan PDB subsektor peternakan dan pertanian lainnya tahun
2019–2022 berdasarkan harga konstan 2010

