Page 90 - Konsep Final Disertasi Agung S. 23 April 2024
P. 90

produksinya  sehingga  dapat  meningkatkan  pasokan  ayam  di  pasaran  (Wilson  et  al.,
              2021).  Ketersediaan  yang  memadai  dapat  mempengaruhi  stabilitas  dan  kelancaran
              rantai  pasok,  serta  memenuhi  permintaan  konsumen.  Harga  DOC  juga  dapat
              mempengaruhi  rantai  pasokan  lain  yang  terkait  dengan  industri  peternakan  ayam
              (Manning & Baines, 2004). Misalnya, produsen pakan ternak akan merasakan dampak
              harga DOC terhadap biaya produksinya (Janssens et al., 2013). Jika harga DOC naik,
              maka biaya produksi pakan ternak juga bisa naik. Hal ini dapat mempengaruhi harga jual
              pakan  ternak  dan  selanjutnya  dapat  mempengaruhi  biaya  produksi  peternak  ayam
              secara keseluruhan (Wilson et al., 2021).
                    Terlepas dari dampaknya, penting bagi pelaku usaha dalam rantai pasokan ayam
              untuk memperhatikan dan memahami perubahan harga DOC dan dampaknya dalam
              merencanakan dan mengelola rantai pasokan secara efisien dan efektif (de Gorter et al.,
              2021;  Heft  -Neal  dkk.,  2008).  Penelitian  ini  mempunyai  arti  bahwa  dalam  upaya
              meningkatkan  supply  chain  juga  perlu  adanya  peningkatan  harga  DOC  pada  pelaku
              usaha ayam broiler di Indonesia. Jika harga DOC di perusahaan bisa dinaikkan, maka
              akan berdampak signifikan pada rantai pasok.


              Pengaruh Jumlah Produksi DOC Terhadap Rantai Pasokan
                    Hasil koefisien jalur yang diperoleh pada hipotesis kedua antara jumlah produksi
              DOC pada rantai pasok diperoleh nilai TStatistics sebesar 5,626 ≥ 1,657 dengan nilai
              signifikan P-Value sebesar 0,000 ≤ 0,05. Disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan
              antara jumlah produksi DOC terhadap rantai pasokan. Nilai positif pada koefisien jalur
              berarti semakin baik jumlah produksi DOC maka semakin baik pula rantai pasoknya.
                    Penelitian ini diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh Das & Abdel-Malek
              (2003); Disney & Towill (2003); Gupta & Maranas (2003); Gupta & Palsule-Desai (2011);
              dan  Holt  &  Ghobadian  (2009)  yang  menyatakan  bahwa  jumlah  produksi  DOC  dapat
              mempengaruhi  rantai  pasok  secara  signifikan.  Rantai  pasokan  terdiri  dari  berbagai
              tahapan  dan  aktor  yang  terlibat  dalam  memproduksi,  mendistribusikan,  dan  menjual
              produk  ke  pelanggan  akhir  (Cui  et  al.,  2016).  Jumlah  produksi  dapat  mempengaruhi
              ketersediaan produk di pasaran (Solano-Blanco et al., 2023a). Jika jumlah produksi tidak
              mencukupi untuk memenuhi permintaan pelanggan, mungkin terjadi kekurangan produk
              dan hilangnya peluang penjualan (Nääs et al., 2015). Di sisi lain, kelebihan produksi
              dapat menyebabkan kelebihan persediaan, biaya penyimpanan yang tinggi, dan potensi
              penurunan  harga  produk  (Ariffin  et  al.,  2014).  Oleh  karena  itu,  perencanaan  jumlah
              produksi  yang  akurat  dan  tepat  dapat  membantu  menyesuaikan  permintaan  dan
              pasokan dalam rantai pasokan.
                    Jumlah  produksi  yang  tepat  juga  penting  dalam  memastikan  koordinasi  yang
              efektif antara berbagai pelaku dalam rantai pasokan (Hawkinson et al., 1948). Jika para
              pelaku  ini  tidak  memiliki  informasi  yang  akurat  mengenai  jumlah  produksi,  mereka
              mungkin  mengalami  kesulitan  dalam  merencanakan  kegiatan  mereka  (Chow  et  al.,
              1994). Misalnya, distributor dan pengecer mungkin mengalami kesulitan merencanakan
              persediaan  dan  mengembangkan  strategi  penjualan  jika  mereka  tidak  mengetahui
              jumlah  persediaan  yang  ada  (Gupta  &  Maranas,  2003).  Di  sisi  lain,  dengan
              menggunakan  informasi  kuantitas  produksi  yang  akurat,  rantai  pasok  dapat  lebih
                                                    72
   85   86   87   88   89   90   91   92   93   94   95