Page 93 - Konsep Final Disertasi Agung S. 23 April 2024
P. 93
Dengan mempunyai banyak pilihan DOC, pelaku usaha dapat memilih bibit yang
mempunyai potensi pertumbuhan dan kualitas yang lebih baik. Hal ini akan
meningkatkan efisiensi usaha dengan menghasilkan produksi ayam broiler yang lebih
baik. Produksi DOC yang cukup, maka pelaku usaha dapat menjamin keseragaman
DOC yang dihasilkan (Marcu et al., 2013). Ras ayam yang seragam memiliki
pertumbuhan dan kesehatan yang serupa sehingga dapat dikelompokkan dan dipelihara
secara efisien. Hal ini akan memudahkan dalam mengatur dan mengelola kandang,
menyediakan makanan dan air, serta memeriksa kesehatan ayam secara kolektif.
Produksi DOC yang mencukupi memungkinkan kelancaran rantai pasok. Rantai pasok
DOC yang baik akan menjamin pengiriman DOC tepat waktu dan kualitas terjamin
(Tuffour & Oppong, 2013). Hal ini akan mengoptimalkan efisiensi usaha karena pelaku
usaha tidak perlu khawatir akan keterlambatan pengiriman atau buruknya kualitas DOC
(Khan et al., 2022).
Dengan mempertimbangkan pengaruh jumlah produksi DOC terhadap efisiensi
usaha ayam broiler, maka penting bagi pelaku usaha untuk mengelola dan
merencanakan penyediaan DOC dengan tepat. Hal ini akan membantu mencapai
efisiensi operasional yang optimal dan meningkatkan kinerja bisnis secara keseluruhan.
Maksud dari penelitian ini adalah bahwa dalam upaya meningkatkan efisiensi usaha
ayam broiler, perlu juga dilakukan peningkatan jumlah produksi DOC pada pelaku usaha
ayam broiler di Indonesia. Jika jumlah produksi ayam pada perusahaan dapat
ditingkatkan maka akan berdampak signifikan terhadap efisiensi usaha ayam broiler.
Pengaruh Supply Chain Terhadap Efisiensi Usaha Ayam Broiler
Hasil koefisien jalur yang diperoleh pada hipotesis kelima antara supply chain
dengan efisiensi usaha ayam broiler diperoleh nilai TStatistics sebesar 4.954 ≥ 1.657
dengan nilai signifikan P-Value sebesar 0.000 ≤ 0.05 maka disimpulkan terdapat
pengaruh yang signifikan antara supply chain dengan efisiensi usaha ayam broiler. Nilai
koefisien jalur yang positif berarti semakin baik supply chain maka efisiensi usaha ayam
broiler akan semakin baik.
Penelitian ini diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh Chen et al., (2023);
Huo (2012); Lenny Koh dkk., (2007); Tracey dkk., (2005); dan Um (2017) yang
menyatakan bahwa rantai pasok mampu mempengaruhi efisiensi usaha ayam broiler
secara signifikan. Rantai pasok yang efisien memungkinkan perusahaan ayam broiler
dapat mengoptimalkan distribusi produknya ke pasar dengan lebih efektif (Susanty et al.,
2021). Dengan mengurangi waktu dan biaya dalam distribusi, perusahaan dapat
meningkatkan keuntungan dan mempertahankan tingkat daya saing yang lebih tinggi
(Solano-Blanco et al., 2023b).
Rantai pasokan yang efisien juga membantu perusahaan ayam broiler
mengendalikan biaya operasional (Nääs et al., 2015). Dalam hal ini, perusahaan dapat
bekerja sama dengan pemasok bahan pakan, bahan baku dan transportasi untuk
mendapatkan harga yang lebih baik dan menekan biaya produksi (Brevik et al., 2020).
Rantai pasokan yang efisien memungkinkan perusahaan menjaga persediaan dalam
jumlah yang optimal (Um, 2017). Dengan melakukan peramalan yang akurat dan
koordinasi yang baik dengan pemasok, perusahaan dapat menghindari kelebihan
persediaan dan kekurangan persediaan yang dapat menghambat operasional (Nääs et
75

