Page 95 - Konsep Final Disertasi Agung S. 23 April 2024
P. 95
DOC dan jumlah produksi DOC terhadap efisiensi usaha ayam broiler pada pelaku usaha
ayam broiler di Indonesia. Hal ini juga menunjukkan bagaimana supply chain pelaku
usaha ayam broiler di Indonesia dapat mempengaruhi secara signifikan hubungan harga
DOC dan jumlah produksi DOC terhadap efisiensi usaha ayam broiler, serta jenis
mediasi yang dilakukan yaitu mediasi parsial dengan jenis mediasi parsial kompetitif
dapat memberikan dampak baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap
efisiensi usaha ayam broiler pada pelaku usaha ayam broiler di Indonesia. Hal ini
menunjukkan bahwa variabel independen mempunyai kemampuan yang kuat baik
secara langsung maupun tidak langsung terhadap variabel dependen, dan mediasi
parsial kompetitif terjadi jika koefisien bernilai positif.
4.4.2. Model Manajemen Rantai Pasok Ayam Broiler Secara Terpadu di Indonesia
Para pelaku rantai pasok ayam broiler di Indonesia terdiri dari perusahaan
Integrator, baik Full Integrator ataupun Partial Integrator; pelaku usaha mandiri, dan
peternak mandiri (lihat Gambar 5). Para pelaku tersebut memegang peranan besar
dalam industri unggas di Indonesia. Model manajemen rantai pasok ayam broiler di
Indonesia ada tiga bentuk, yaitu semua pelaku berada dalam satu integrasi dari hulu
(DOC GPS, DOC PS, dan DOC FS) sampai hilir (penjualan LB); pelaku teritegrasi
sebagian hanya sampai aliran DOC GPS, DOC PS, dan DOC FS sedangkan penjualan
LB diserahkan pada mekanisme pasar, pelaku mandiri yang hanya pada aliran DOC PS
dan DOC FS sedangkan penjualan LB diserahkan pada mekanisme pasar; sedangkan
peternak mandiri hanya memelihara DOC FS dan penjualan LB diserahkan pada
mekanisme pasar.
Keragaan Umum Hasil Pendugaan Model
Secara umum hasil pendugaan model manajemen rantai pasok relatif cukup baik.
Semua peubah-peubah penjelas yang dimasukkan ke dalam persamaan perilaku
mempunyai parameter dugaan yang tandanya sesuai dengan harapan dan cukup logis,
khususnya dilihat dari teori ekonomi. Beberapa peubah penjelas yang parameter
dugaannya tidak sesuai dengan harapan pun dapat dijelaskan dengan logis. Nilai
2
koefisien determinasi atau R square (R ) yang didapat dari hasil analisis dengan
menggunakan SAS/ETS menunjukkan bahwa dari masing-masing persamaan perilaku
menunjukkan nilai R square antara 0,7 – 0,9. Hal ini menunjukkan bahwa secara umum
peubah-peubah penjelas yang dimasukkan ke dalam persamaan perilaku pada analisis
ini mampu menjelaskan dengan baik keragaman setiap peubah endogennya. Adapun
nilai statistik F hitung berkisar antara 3482.765 - 10.320. Nilai statistik F yang tinggi dapat
diintrepetasikan bahwa variasi peubah-peubah dalam setiap persamaan perilaku
bersama-sama dapat menjelaskan dengan baik variasi peubah endogennya.
Komponen Kondisi Dasar Struktur Suplai DOC dan Live Bird pada Full
Integrator
Komponen kondisi dasar pada struktur suplai DOC dan live bird pada kondisi full
integrator dimulai dari pemeliharaan DOC GPS sampai dengan penjualan live bird. Hasil
pendugaan pada persamaan pelaku GPS Farm Full Integrator (GPS FFI) menunjukkan
77

