Page 65 - Konsep Final Disertasi Agung S. 23 April 2024
P. 65

3.4.3.3.  Disparitas Harga Ayam Broiler dan Karkas Ayam Sebelum, Saat,
                        dan Setelah Pemulihan Pandemi Covid-19
                    Disparitas harga adalah perbedaan harga komoditas di daerah dengan harga rata-
              rata  di  tingkat  nasional  untuk  komoditas  tersebut  (Jeeweetha  and  Gayathiri,  2022;
              Hermawati,  2022;  Barro  et  al.,  1991;  Pitt,  1981).  Formula  yang  digunakan  untuk
              menghitung disparitas harga ayam broiler dengan menggunakan Barro et al (1991), yaitu
              dengan formula        =   1    -1 +   2  X     +        dimana yang dijadikan terjadinya disparitas
              adalah koefisien   1. Apabila koefisien β1 < 1, maka terjadi konvergensi atau tidak terjadi
              disparitas  harga.  Pada  dasarnya,  disparitas  ayam  broiler  dianalisis  dengan
              menggunakan  model  Barro  dengan  pendekatan  regresi  berganda.  Model  tersebut
              terlebih dahulu uji statistiknya dengan menggunakan uji F dan R-sq. Hasil uji statistik
              atas  model  disparitas  harga  ayam  broiler  dan  karkasnya  menujukkan  model  yang
              dibangun memiliki good and fitness karena signifikan pada a < 0,01 dan R-sq > 71%
              (Tabel 5 dan 6).

              3.4.3.4.  Disparitas Harga Ayam Broiler di Wilayah Studi
                    Disparitas harga ayam broiler sebelum, saat, dan setelah pandemi Covid-19 dapat
              dilihat pada Tabel 8. Pada tabel tersebut diperlihatkan nilai R-sq pada rentang antara
              71,50% - 95,20% pada tingkat a < 0,01. Nilai ini mencerminkan hubungan faktor harga
              ayam broiler di suatu wilayah dengan harga ayam broiler di tingkat nasional antara kuat
              dan sangat kuat (Harahap, et al., 2013). Secara keseluruhan, nilai   1 berada di bawah
              satu (  1 < 1), baik itu sebelum, saat, dan setelah pandemi Covid-19. Ini menunjukkan
              bahwa tidak terdapat disparitas harga ayam broiler di tingkat wilayah. Dengan demikian,
              pemerintah berhasil mengendalikan harga ayam broiler dengan berbagai kebijakannya
              untuk menjaga keseimbangan ketersediaan dan kebutuhan ayam broiler di wilayah studi
              yang pada ujungnya akan berdampak pada stabilitasi harga ayam broiler.

              Tabel. 8 Disparitas Harga Ayam Broiler Sebelun, Saat, dan Setelah Pemulihan
                      Pandemi Covid-19

                             Sebelum Covid-19           Selama Covid-19         Setelah Covid-19
           Wilayah studi
                           b1 LB    Sig     Rsq      b1 LB    Sig     Rsq     b1 LB   Sig     Rsq

         Sumatera Utara   0,66750  0,000  78,00%  0,53872  0,000  86,30%  0,7308   0,000  84,50%
         Jawa Barat       0,35234  0,000  80,50%  0,21399  0,000  89,30%  0,0362   0,000  71,50%
         Jawa Tengah      0,29074  0,000  80,00%  0,08076  0,000  90,40%  0,2320   0,000  86,90%

         Jawa Timur       0,43233  0,000  79,90%  0,21541  0,000  90,00%  0,0086   0,000  82,40%
         Sulawesi         0,74436  0,000  82,40%  0,68830  0,000  84,90%  0,1788   0,000  95,20%
         Selatan

                    Pada Tabel 8 diperlihatkan bahwa ada dua provinsi memiliki nilai disparitas harga
              berbeda  antara  sebelum  dan  setelah  Covid-19,  yaitu  Sumatera  Utara  dan  Sulawesi
              Selatan. Sebelum Covid-19, provinsi Sumatera Selatan dan Sulawesi Selatan memiliki

                                                    47
   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70