Page 46 - Konsep Final Disertasi Agung S. 23 April 2024
P. 46

diolah terlebih dahulu. Sebelum diolah, output ini harus dijual ke pemasar live bird. Pada
              arena  pasar  ini,  pelaku  suplai  berhadapan  dengan  pelaku  pemasaran  ayam  broiler.
              Seperti  pada  Gambar  5,  ada  tiga  pelaku  pemasaran  ayam  broiler,  yaitu  brokers,
              pedagang ayam atau bakul, dan rumah potong hewan unggas (RPHU). Para pelaku
              suplai ataupun pelaku pasar tersebut cukup banyak, sehingga struktur pasar yang terjadi
              pada pertemuan kedua pelaku tersebut dapat disebut dengan pasar kompetisi. Pasar
              kompetisi  adalah  struktur  pasar  di  mana  pembentukan  harga  terjadi  sebagai  akibat
              adanya tawar menawar antara pelaku suplai dan pasar, khususnya pasar live bird.
                    Pasar kompetisi ini menjadi arena kontestasi para aktor pelaku suplai dan pelaku
              pasar dalam menentukan harga. Kedua pelaku akan saling mengadu kekuatan dalam
              menentukan harga live bird. Pelaku suplai menentukan harga jual live bird di kandang
              berdasarkan berapa besar biaya yang dikeluarkan, sedangkan pelaku pasar mempunyai
              kekuatan  dalam  hal  informasi  pasar  dan  jaringan  pemasaran.  Pelaku  pasar  memiliki
              akses kepada pelaku rantai pasok yang lainnya untuk mencari harga sehingga dapat
              membandingkan harga dari pelaku yang satu ke pelaku yang lain. Keputusan pelaku
              pasar adalah melakukan deal dengan pelaku suplai yang memberikan harga dibawah
              pelaku  pasar  yang  lain.  Selain  itu,  pelaku  suplai  mempunyai  kekuatan  dalam  hal
              menahan suplai ke pasaran sehingga produk live bird akan langka dipasaran sehingga
              menyebabkan harga akan meningkat. Sebaliknya, pelaku suplai juga dapat melakukan
              penurunan harga dengan melakukan over suplai live bird.
                    Berdasarkan  informasi  harga  live  bird  di  tingkat  produsen  dan  harga  ditingkat
              grosir dapat dilihat di Gambar 8. Gambar 8 menggambarkan rata-rata perkembangan
              harga live bird di provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan
              Sumatera  Utara.  Pada  gambar  tersebut  dapat  dilihat  kedua  harga  berfluktuasi  dari
              minggu pertama bulan Januari 2023 sampai minggu pertama bulan Desember 2023.
              Akan tetapi, pada bulan Maret – April 2023 terjadi peningkatan harga, khususnya harga
              ayam live bird di tingkat grosir. Kenaikan harga tersebut seiring dengan menjelang bulan
              ramadhan dan idul fitri yang bagi umat muslim sebagai hari raya besar. Pada bulan-bulan
              tersebut semua harga-harga bahan pokok meningkat dengan drastis. Biasanya, setelah
              hari raya besar tersebut, harga live bird akan kembali normal, namun pada bulan Mei
              menurun sedikit kemudian naik kembali sampai dengan pertengahan minggu ke dua
              bulan  Juli  2023.  Kenaikan  ini  dapat  disebabkan  oleh  berbagai  faktor,  salah  satunya
              kenaikan harga pakan dan DOC. Kemudian, pada minggu terakhir bulan Nopember dan
              awal Desember 2023, terjadi penurunan harga live bird ditingkat peternak. Bahkan, harga
              terendah  di  tingkat  peternak  adalah  Rp  14000/kg  live  bird,  padahal  harga  pokok
              penjualan di tingkat peternak adalah Rp 17000/kg live bird. Hasil survey dengan asosiasi
              peternak mengatakan bahwa:

              “Harga DOC FS terjadi penurunan secara drastis dari Rp 8000/DOC FS ke Rp 4000/DOC
              FS.  Penurunan  harga  DOC  FS  karena  pihak  perusahaan  besar  yang  memiliki  GPS
              terjadi over suplai DOC FS sehingga hal ini merusak harga pasar live bird di tingkat
              peternak”.






                                                    28
   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51