Page 116 - Konsep Final Disertasi Agung S. 23 April 2024
P. 116

perunggasan  nasional  memiliki  kompleksitas  yang  tinggi  karena  melibatkan  banyak
              aktor, arus informasi, keuangan, dan aliran produk berupa ayam broiler (live bird) serta
              telah memenuhi 10 ciri kompleksitas yang dibuat Chilers  (2002). Berdasarkan Teori
              Strukturalisme  Bordieu  (Mahar  et  al.1990),  kompleksitas  rantai  pasok  ayam  broiler
              dibangun  oleh  sejumlah  aktor  yang  memiliki  habitusnya  masing-masing  dan
              menggunakan  modalnya  (ekonomi,  kultural,  sosial  dan  simbolik)  dalam  rantai  pasok
              ayam broiler sebagai arena dengan melakukan sejumlah praktik sosial dan kontestasi
              dalam  memainkan  harga  sehingga  harga  yang  terbentuk  tidak  sepenuhnya  karena
              keseimbangan penawaran dan permintaan tetapi karena adanya aktor yang berperan
              dan  menggunakan  kekuatannya  masing-masing  dalam  pemanfaatan  modal  ekonomi
              dan  pemanfaatan  modal  sosial  berupa  jaringan  informasi  dan  jaringan  pelaku  rantai
              pasok.  Aktor  dominan  dalam  industri  perunggasan  nasional  adalah  perusahaan
              Integrator pada arena rantai pasok dan broker pada arena rantai pasar ayam broiler.
              Perusahaan Integrator dapat menggunakan modal dan habitus yang dimilikinya untuk
              menentukan  harga  ayam  broiler  sesuai  dengan  keuntungan  yang  ingin  dicapainya.
              Munro (1993) menegaskan bahwa kedudukan Integrator sebagai aktor di arena rantai
              pasok unggas ditentukan oleh volume dan komposisi modal yang mereka miliki, dan
              perjuangan  di  arena  terjadi  untuk  mengakumulasi  beberapa  bentuk  modal.  Dengan
              memiliki modal ekonomi (kapital, input DOC dan pakan, infrastruktur hulu hilir, dan lain-
              lain), modal sosial (jaringan informasi internal dan eksternal), modal budaya (pendidikan
              dan ketrampilan SDM) dan modal simbolik (prestise, previlage, ketersohoran, dan lain-
              lain) yang kuat, diperkuat dengan habitus Integrator untuk terus meningkatkan investasi
              usaha,  membuat  jaringan  usaha  dan  ekspansi  pasar  maka  Integrator  menjadi  lebih
              dominan dibandingkan dengan aktor arena rantai suplai lainnya. Hal ini sesuai dengan
              yang  diungkapkan  oleh  Ribot  dan  Peluso  (2003)  bahwa  kekuasaan  aktor  berkaitan
              dengan akses sebagai kemampuan untuk memperoleh keuntungan terhadap sesuatu,
              material, kelembagaan dan sumber daya. Penguasaan faktor input berupa pakan dan
              DOC dinilai sangat signifikan dalam mempengaruhi supply chain dan efisiensi usaha
              ayam broiler. Pada arena pasar ayam broiler, broker mampu memanfaatkan modal sosial
              berupa jaringan akses informasi dan jaringan pelaku rantai pasar untuk membandingkan
              harga  dari  pelaku  yang  satu  ke  pelaku  yang  lain  sehingga  dapat  menetapkan  harga
              terbaik bagi broker.
                    Hasil ketiga penelitian di atas juga menyatakan bahwa pandemi Covid-19 tidak
              berpengaruh  siginifikan  terhadap  industri  perunggasan  nasional  khususnya  terkait
              fluktuasi dan disparitas harga ayam broiler di tingkat peternak. Fluktuasi harga live bird
              biasanya  terjadi  secara  situasional  menjelang  hari  besar  keagamaan  nasional
              khususnya  Hari  Raya  Idul  Fitri  dan  akan  kembali  normal  setelah  hari  raya  berakhir.
              Kondisi  inipun  tetap  dipengaruhi  oleh  kontestasi  aktor  rantai  pasok  sebagaimana
              penjelasan dalam paragraf sebelumnya. Pemerintah harus mendorong pembangunan
              peternakan khususnya usaha ayam broiler diluar wilayah sentra produsen untuk menjaga
              stabilitas  dan  disparitas  harga  ayam  broiler  serta  meningkatkan  pemerataan
              pembangunan dan kesejahteraan masyarakat peternak unggas di seluruh Indonesia.
                    Industri perunggasan ayam broiler telah mengarah pada modernisasi rantai pasok
              yang satu sama lain saling berhubungan secara vertikal dari industri hulu hingga hilir,
              yaitu  industri  pembibitan,  industri  pakan  ternak,  industri  budidaya  ayam  broiler  dan
                                                    98
   111   112   113   114   115   116   117   118   119   120   121